Retail Jakarta · meja konsumen

Panduan memilih untuk keseharian Jakarta

Gambar belum tersedia

Retail Jakarta · laporan konsumen

Kesan Pertama Tech Creator Indonesia terhadap iPhone 18 Pro Burgundy

Meskipun seri iPhone 18 Pro telah resmi diperkenalkan oleh Apple, ketersediaannya di pasar Indonesia masih dinanti. Tidak ingin menunggu, beberapa kreator teknologi terkemuka di Tanah Air memilih untuk segera mendapatkan smartphone terbaru Apple ini dari negara tetangga.

Menariknya, banyak dari mereka secara kompak memilih varian iPhone 18 Pro warna Burgundy, yang merupakan salah satu pilihan warna unggulan tahun ini. Selain nuansa warna yang baru, fitur variable aperture pada sistem kamera juga menjadi daya tarik utama yang banyak dibicarakan.

Berikut adalah rangkuman kesan pertama para kreator teknologi setelah merasakan langsung dan mencoba iPhone 18 Pro.

Warna Burgundy yang Memikat Perhatian

Para kreator teknologi menyoroti karakter unik dari warna Burgundy. Satish Krishna dari K2G mengungkapkan bahwa warna ini memberikan kesan yang sangat berbeda dari Cosmic Orange pada generasi sebelumnya. “Warna Burgundy ngasih kesan yang 180 derajat berbalik dengan Cosmic Orange. Kalau Cosmic Orange berasa sporty dan fresh, Burgundy itu lebih terasa berkelas dan elegan,” jelas Satish.

Indra dari iTechLife, yang awalnya skeptis, mengaku terpukau setelah melihat langsung. “Apple did it again! Awalnya agak skeptis dengan warna ini, tapi pas lihat dan megang langsung aku terpukau. Tone warnanya bisa berubah-ubah tergantung kondisi cahaya, jadi kayak punya karakter yang beda-beda,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa ini adalah model iPhone Pro pertama yang memiliki varian warna ‘merah’, meskipun bukan Product (RED).

Fransisco A Scesko, atau Francis, juga antusias dengan nuansa mewah yang ditawarkan Burgundy. “Excited banget soalnya ini iPhone Pro Series pertama Apple yang warnanya merah. Terus warna Burgundy-nya mewah,” katanya. Sementara itu, Effendy dari YouTuber Cupu merasa Burgundy memiliki vibe serupa dengan Deep Blue pada iPhone 17 Pro Max, “Sama-sama punya warna gelap, kalem, tapi tetap kelihatan elegan.”

Ibro Kumar mencatat bahwa warna Burgundy ternyata lebih gelap dari perkiraannya, memberikan kesan yang lebih elegan dan cocok untuk acara formal.

Inovasi Kamera: Fitur Variable Aperture

Fitur variable aperture menjadi sorotan utama lainnya. Satish Krishna memandangnya sebagai fitur “nice to have” yang memperkaya proses kreatif pengguna iPhone Pro yang gemar mengutak-atik pengaturan kamera. Menurutnya, fitur ini, ditambah kontrol manual lain di aplikasi kamera bawaan, mengurangi ketergantungan pada aplikasi pihak ketiga. Ia juga melihat potensi fitur ini membantu pengguna awam mengatasi masalah depth of field, seperti subjek di belakang yang kurang fokus.

Indra dari iTechLife mengapresiasi bukaan besar kamera yang membantu pengambilan gambar dalam kondisi minim cahaya. Ia juga menyukai penambahan kontrol kamera seperti variable aperture, histogram, dan white balance. Francis (@scefsko) menekankan kegunaan fitur ini bagi fotografer dan videografer. Ia mencontohkan penggunaan aperture f/4 untuk mendapatkan depth of field yang lebih dalam saat foto grup, memastikan lebih banyak orang tetap fokus. Untuk video, aperture dapat digunakan untuk mengontrol cahaya tanpa perlu banyak mengubah shutter speed, menjaga motion blur tetap natural.

Effendy dari YouTuber Cupu menemukan manfaat menarik dari variable aperture: mengurangi efek flare dalam kondisi tertentu saat diatur ke f/4. Ibro Kumar sangat antusias, menyebut fitur ini “meng-unlock kemampuan fotografinya” dan “angin surga” bagi penggemar fotografi, membuka peluang eksplorasi lebih jauh. Ia memprediksi bahwa fitur ini akan mendorong fotografer dan kreator konten untuk menghasilkan karya yang semakin inovatif.

Performa dan Perubahan Fisik

Indra dari iTechLife mencatat bahwa secara bentuk, iPhone 18 Pro tidak jauh berbeda dari generasi sebelumnya, dengan peningkatan tahun ini lebih fokus pada kamera yang lebih profesional dan chipset A20 Pro. Effendy dari YouTuber Cupu mengamati beberapa perubahan fisik, seperti modul kamera iPhone 18 Pro Max yang sedikit lebih tebal, serta logo Apple di bagian belakang yang terlihat lebih matte dan posisinya sedikit lebih tinggi.

Effendy juga berpendapat bahwa peningkatan pada generasi ini mungkin tidak akan langsung terasa signifikan bagi pengguna umum. Namun, bagi mereka yang cukup memahami fotografi atau para kreator konten, perbedaan tersebut kemungkinan besar akan lebih mudah terdeteksi.

Artikel belum memiliki isi.

Judul artikel sudah tersedia, tetapi naskah lengkapnya belum dipublikasikan.